Angklung merupakan salah satu alat musik bernada tradisional yang terus berkembang dan mengikuti perkembangan zaman dan juga terkenal terutama bagi penduduk Jawa Barat.

Angklung merupakan alat musik yang terbuat dari bambu, cara memainkan angklung adalah dengan digoyang sehingga menghasilkan bunyi yang berbeda-beda. Bunyi yang bergetar dalam susunan suara 2, 3, sampai 4 suara dalam tiap-tiap ukuran, baik besar maupun kecil.

Belum ada sumber atau literatur yang menjelaskan sejak kapan Angklung ada dan digunakan, hanya saja dari bentuk primitifnya telah digunakan sejak dari Neolitikum hingga menjadi sisi dari relik pra-Hinduisme dalam kebudayaan Nusantara.

alat musik angklung

Alat musik angklung, gambar via google images

Meski begitu, ternyata angklung yang disebut dalam artikel alat musik tradisional Barat ini kelihatannya memang sederhana tapi ternyata menoreh prestasi di mata Internasional lho, bangga deh pokoknya, seperti

 

Pulau: The Angklung Concert, Amerika Serikat

Konser bertajuk ‘Pulau: The Angklung Concert’ ini adalah yang pertama kali diadakan di luar Indonesia, tepatnya di Amerika Serikat. Konser ini bertujuan untuk memperingati 5 tahun alat musik Angklung yang dinobatkan sebagai warisan budaya UNESCO.

Konser ini berhasil menghipnotis sekitar 500 penonton yang menghadiri teater Montgomery College Cultural Arts Center.

Lagu yang dibawakan adalah beberapa lagu Internasional dan juga lagu daerah dari Indonesia seperti Bubuy Bulan, Bengawan Solo, Bungong Jeumpa, Sinanggar Tulo, dan lainnya. Konser ini diakhiri dengan penampilan Elfa’s Singer yang membawakan lagu berjudul We Are The World.

 

Saung Udjo, Paris

Masih dalam topik yang sama, untuk memperingati 5 tahun angklung sebagai warisan UNESCO, di Teater Odéon Paris diadakan konser Angklung . Penampil kali ini adalah Saung Udjo dari Bandung.

Mereka berhasil menghibur penonton di dalam teater dengan menampilkan lagu-lagu daerah seperti Si Jali-Jali, Sinanggar Tulo, Poco-Poco, dan lainnya. Tak hanya sebatas itu saja, mereka juga menampilkan tari-tarian tradisional Indonesia serta mengajak penonton terlibat dalam permainannya.

 

Angklung Eindhoven, Belanda

Kecintaannya pada musik angklung membuat mahasiswa Indonesia yang sedang mengambil bangku kuliah di Universitas Teknologi Eindhoven membentuk sebuah kelompok dengan misi memperkenalkan alat musik Angklung di Belanda.

Dengan beranggotakan 25 orang dan didominasi mahasiswa dari Indonesia, kelompok ini berhasil menghibur penonton dalam penampilannya. Salah satunya adalah konser Melodies of The World pada tahun 2013 lalu dengan lagu You Raise Me Up.

 

Sejong, Korea Utara

Universitas Sejong di Seoul, Korea Utara mengadakan program penggalangan dana. Event ini dimanfaatkan oleh para mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di sana untuk mempromosikan kebudayaan Indonesia.Pada Oktober 2015 lalu, mereka juga berhasil memukau para penonton dengan penampilan mereka. Lagu Tanah Airku yang diiringi musik angklung berhasil menarik perhatian penonton nya, mereka juga menampilkan slide tentang keindahan alam dan budaya Indonesia.

Gimana menurut kalian? menarik banget ya alat musik angklung ini. Sumber: Boombastis & Alat Musik Indonesia